Keberlanjutan

Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kenya Memberikan Air Minum kepada 35.000 Orang Sehari

Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kenya Memberikan Air Minum kepada 35.000 Orang Sehari

Anda mungkin tidak akan berpikir dua kali saat meraih gelas dan menuangkan air minum dari keran dapur ke dalamnya. Sayangnya, 2,2 miliar orang di seluruh dunia masih berjuang untuk mendapatkan dan mengonsumsi air yang aman dan dapat diminum.

Namun, jangan menyelidiki percakapan tentang betapa tidak adilnya situasi ini, karena LSM mungkin telah menemukan solusi yang positif. LSM GivePower, memasang dan masih menjalankan pabrik desalinasi bertenaga surya di Kenya sejak Agustus 2018. Ini mengubah air asin menjadi air minum.

35.000 orang satu hari sekarang bisa mendapatkan keuntungan dari air bersih dan segar ini, yang secara dramatis meningkatkan kehidupan banyak orang.

TERKAIT: TINDAKAN MENDESAK DIPERLUKAN UNTUK MENJAGA KUALITAS AIR YANG BAIK

Ladang Air Tenaga Surya GivePower di Kenya

Tim di GivePower memutuskan untuk membangun Peternakan Air Tenaga Surya di Kiunga, di Pantai Timur Kenya, yang terletak di Samudra Hindia. Wilayah tersebut telah mengalami kekeringan ekstrim selama bertahun-tahun, dan 3.500 jiwa Desa Kiunga belum memiliki akses air minum bersih.

Meminum air yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui air dan penyakit seperti kolera dan disentri. Selain itu, akses air minum harus menjadi hak asasi manusia.

GivePower memiliki misi untuk menyediakan air minum bagi orang-orang di seluruh dunia. Masalah utamanya adalah banyak pembangkit air membutuhkan biaya yang mahal untuk pengoperasiannya, namun panel surya dapat membantu mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, GivePower mengambil keputusan untuk mencari metode alternatif penyediaan sumber air minum.

Mengubah air laut menjadi air minum adalah proses yang memakan daya dan karena itu mahal. Jadi menggunakan energi matahari untuk proses ini mungkin merupakan solusi jangka panjang yang kita semua tunggu-tunggu.

Ladang Air Tenaga Surya GivePower memanen energi matahari menggunakan panel surya. Ini mampu menghasilkan 50 kilowatt energi dan tenaga dua pompa air yang berjalan 24 jam sehari. Air garam kemudian diubah dengan aman menjadi air minum.

Sebelum instalasi pembangkit tenaga surya, masyarakat Kiunga terkadang harus menempuh perjalanan hingga satu jam sekali jalan sehari hanya untuk mendapatkan air minum yang cukup. Karena setiap tetes air sangat berharga bagi mereka, keluarga dan anggota desa biasanya mandi dan mencuci pakaian mereka dengan air asin - sesuatu yang sangat keras bagi kulit.

Selain itu, banyak orang harus minum air yang tidak diolah dari sumur, yang membuat mereka sering sakit.

Solusi GivePower telah diaktifkan 35.000 orang sehari untuk mendapatkan akses air bersih melalui proyek Peternakan Air Tenaga Surya Kiunga. Ini adalah langkah maju yang besar bagi umat manusia dan penggunaan energi matahari.


Tonton videonya: Pembangkit listrik tenaga Surya rumah tangga solar home system (September 2021).