Industri

Memetakan Otak: Proyek Hubungan Manusia

Memetakan Otak: Proyek Hubungan Manusia


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

[Sumber Gambar: Tim Proyek MGH Human Connectome]

Pertama kali dimulai pada Juli 2009, Human Connectome Project (HCP) merupakan kerja sama dari National Institutes of Health (NIH) serta empat universitas dan satu rumah sakit. Tujuan mereka adalah untuk membuat peta konektivitas otak yang lengkap (baik struktural maupun fungsional), atau dikenal sebagai penghubung. Proyek ini mengintegrasikan bidang psikologi, ilmu komputer, matematika, dan pencitraan otak. HCP mengumpulkan koleksi data yang sangat besar yang dikumpulkan dari pencitraan otak ribuan individu yang sehat. Dengan menggunakan berbagai teknik pencitraan, para peneliti dapat membuat cetak biru dari berbagai jenis konektivitas saraf di dalam otak.

Banyak dari teknik ini menggunakan Difusi Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang melacak pergerakan molekul air dari satu area otak ke area lain sebagai respons terhadap interaksi dengan materi otak lain seperti serat atau membran. Seiring berkembangnya proyek, begitu pula teknologi. Teknik pencitraan baru seperti high-angular diffusion (HARDI) dikembangkan dan disempurnakan untuk menghasilkan resolusi koneksi saraf yang lebih baik. Otak menampung sekitar 10.000 koneksi di antara 100 miliar neuron.

Sebuah publikasi baru-baru ini dalam jurnal Science, oleh para peneliti HCP menyatakan bahwa "kabel" di dalam otak bukanlah sekumpulan kusut, melainkan peta jalan yang disusun dengan baik dengan logika dan ketertiban. Direktur NIH, Dr. Francis Collins, menyebut penghubung sebagai "simfoni". Ribuan saluran jaringan di dalam otak berintegrasi untuk menghasilkan otak yang berfungsi lengkap seperti lusinan musisi berkumpul untuk memainkan satu musik. Melalui kompilasi dan analisis data, peneliti akan dapat lebih memahami perubahan di otak akibat penyakit seperti penyakit Alzheimer.


Tonton videonya: Brain Booster - Meningkatkan Kecerdasan, Daya ingat, Konsentrasi dan Kreativitas (Desember 2022).